Resume Kajian Tafsir 1 @Al Hurriyyah IPB

Kajian ini diadakan setiap hari sabtu pukul 06.00-07.00 di Aula Masjid Al Hurriyyah IPB bersama Ust. Drs. E. Syamsuddin, beliau adalah Ketua DKM Al Hurriyyah IPB

Berikut adalah beberapa catatan yang didapat, semoga bermanfaat…🙂

Bismillah…

Berbagai macam tafsir yang kita ketahui baik dalam bahasa indo atau pun bhs. Arab

  1. Tafsir Tartibi, tafsir yang dikaji secara urut. Ada yang wad’I (per kata) ada yang bukan wad’i. contoh wad’I: tafsir jalalain (pengarangnya ada 2, namanya sama2 jalal), kemudian tafsir ibnu abbas juga di zaman dahulu di kalangan sahabat. Yang tidak termasuk wad’I seperti dzilalil qur’an, Ibnu Katsir
  2. Tafsir Maudu’I (tematik), seperti tafsir ahkam… (hukum2 dan sejarah2)

Yang termasuk ini diantaranya Tafsir shobuni (yg kita pelajari saat ini)

Talaqqi Kitab…

Kuliah 1

Pembuka Qur’an

Surat Makiyyah dan ayat-ayatnya  berjumlah 7  berdasarkan ijma’ Sahabat

Yang dimaksud makiyyah itu berarti surat ini turun sebelum hijrah walau pun turunnya belum tentu di mekkah.

Kandungan surat:

Surat ini memiliki beberapa nama, yang terkenal di antara nama2 itu adalah sbb:

  1. Al Fatihah: Karena pembuka  dari Al Qur’an. Ia adalah yang pertama dalam al qur’an dalam susunan yang disepakati para sahabat atas petunjuk rasulullah kepada zaid bin tsabit setiap kali wahyu diturunkan (bukan dalam urutan turunnya). Berkata Ibnu Jarir At Thabari (Pengarang Tafsir At Thabari) dikatakan al fatihah karena qur’an dalam penulisannya dibuka dengannya  juga dibaca setiap kali awal shalat
  2. Ummul Kitab: Karena dia mencakup maksud2  yang mendasar (fundamental) bagi kitabil ‘aziz (Al Qur’an). Didalamnya: ada pujian kepada Allah yang maha agung dan maha tinggi. Dan didalamnya terdapat ketetapan ketuhanan Allah, di dalamnya ada prnyataan ibadah terhadap perintah Allah yang maha tinggi dan juga larangan-Nya. Di dalamnya ada permohonan untuk mendapat petunjuk dan meminta akan ditetapkan dalam iman. Dan di dalamnya ada sejarah (berita) kisah umat-umat terdahulu (tafsir sirotolladzia an’amta ‘alaihim itu ada di QS. An Nisa 69), dan di dalamnya menjelaskan kepada tahapan2 orang-orang yang mendapatkan kebahagiaan dan kedudukan orang-orang celaka. Dan selanjutnya disebut ummi karena penisbatan terhadap nama-nama surat lainnya dan orang2 arab menamakan setiap masalah yang menjadi kumpulan dengan katan Umm… (klo om, itu dari kata ‘am=Paman) seperti halnya mereka mengatakan mekah “Ummul Quro” (kumpulan qoryah/pusat kampung karena kampung2 lainnya mengikuti mekah) mereka juga mengatakan bendera perang sebagai Umman=Pusat perhatian yg semuanya  merujuk kpd bendera itu semua pasukan saat perang. Bumi juga disebut Umman… karena dikumpulkan di dalamnya makhluk2 di atasnya,juga di sana manusia dilahirkan…
  3. Sab’ul Matsani (7 ayat yang diulang): Karena Al Qur’an merupakan ayat yg diulang2 saat shalat.  Dan teah diriwayatkan dari kebanyakan sahabat juga bahwa mereka menafsirkan firman Allah ta’ala dalam QS. Al Hijr ayat 87 “sungguh telah kami berikan kepada kalian tujuh ayat yang diulang”. Oleh karenanya QS ini disebut ayat yg berulang berdasarkan kesepakatan qurro dan ulama

Sekian… Insyaallah dilanjut lagi pekan depan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s