Resume MKOA: Shrimp Farm Health Manajemen (Bab 3)

Dilakukan untuk menganalisis faktor resiko dan pengendalian penyakit

Penyakit yang umum terjadi pada udang diantaranya ada WSSP, IMNV, MBV, KNV, BMN, BP dan EMS

Faktor resiko udang

  1. Musim penebaran
  2. Persiapan kolam
  3. Persiapan air
  4. Screening benur
  5. Manajemen air
  6. Manajemen pakan
  7. Manajemen dasar kolam
  8. Treathmen penyakit

Point of WSSV out break (titik Puncak wabah penyakit WSSV)

  1. Hasil kejadiannya, terjadi perubahan dari sehat ke sakit
  2. Jumlah faktor pathogen berpengaruh pada perkembangan penyakit dan populasi di kolam
  3. Melalui different  route (melalui insang, mulut, kulit, dll)
  4. Lingkungan

Risk Factor dr WSSV

1. Musim penebaran (januari-maret WSSV mncapai outbreak)

2. Persiapan tambak

Faktor resiko: Sisa siklus sebelumnya (black layer)

biasanya mengandung H2S dan juga mikroba pathogen.

Langkah-langkah u/ menghilangkannya:

–  Ploughing (Pembalikan tanah/pembajakan)

–  Liming (pengapuran: CaCo3)

3. Persiapan air dan penyaringan kolam

  • Persiapan

–  Penyaringan

–  Desinfeksi

–  Pemupukan

  • penyaringan kolam :

–   Pemupukan

–   Skala perbandingan kolam dgn reservoir = 2:1.

–   Reservoir berguna untuk sticking air

4. Screening Benih

Titik kritis : kualitas benur, prevalensi tinggi

–  Rumus Prevalensi    : Jumlah ikan sakit/jumlah ikan hidup x 100%

–  Rumus Intensitas     : Jumlah sakit WSSV/seluruh yang sakit x 100%

Langkah-langkah yg dapat dilakukan:

–  Cek kelayakan benur

–  Transportasikan benur sesingkat mungkin

–  Larva lemah dan mati harus dihilangkan

5.  Manajemen kualitas air

Titik kritisnya:

– Pergantian air

– Filtrasi

– pH

– Salinitas tinggi

* Jika ph tinggi, gak terionisasi amoniaknya

* Jika ph rendah amoniaknya terionisasi.

Langkah-langkah pengendalian pH dan salinitas

–  Preventif : Monitoring

– Curative (bila sudah terlanjur):

Daun katapang (menurunkan pH)

Gedebog pisang (menaikan kesadahan)

Kapur (menetralkan pH)

6. Manajemen pakan

Titik kritis; kuantity, kuality.

–          Skedul timenya harus baik.

–          Blind feedingpemberian pakan dari umur 0-40, untuk menentukan FR, kekuranga: nnya bisa over atau under estimated.

–          Kalkulasi pakan berdasarkan biomassa.

–          Formulasi

7. Manajemen dasar kolam

Titik kritis : black layer

Langkah :

–  Pembalikan tanah

–  Pengapuran

–  Pemeriksaan setiap minggu (terutama daerah pemberian pakan)

–  Dasar kolam disipon

8. Treatment penyakit

Titik kritis : sumber penyakit (fisik, kimia, biologis)

Langkah :

– Monitoring kesehatan ikan

– Penerapan biosekuritas dalam produksi

– Farm record maintenance.

 

Disusun oleh: Abdul Aziz

Senin, 01 April 2013 @ Al Hurriyyah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s