Tholabul 'Ilmi

CINTA KEPADA ALLAH  (MAHABBATULLAH)

Disampaikan pada 30 November 2010

Kecintaan kepada Allah sebagai dasar untuk menjadikan amal yang saleh dan ibadah yang shahih. Amal tanpa didasari cinta akan merosakkan amal yang dikerjakannya, tetapi sebaliknya apabila amal berdasarkan cinta akan menghasilkan amal saleh yang akan dihayati dengan mendalam. Ibadah kepada Allah perlu didasari kecintaan. Cinta kepada Allah maka akan rela dan ikhlas melaksanakan semua perintahNya. Bahkan dengan cinta, rela mengorbankan jiwa dan harta untuk mengikuti perintah yang kita cintai.

Cinta akan mempengaruhi kehidupan seseorang, baik cinta kepada Allah atau bukan kepada Allah. Cinta bukan kepada Allah sering membawa kepada cinta buta yang tidak dapat dikendalikan sedangkan cinta kepada Allah akan membawa kepada kedamaian dan ketenangan. Cinta kepada makhluk membawa kepada ketidakpastian, penasaran dan kesenangan semu. Cinta kepada sesuatu benda akan hapus apabila benda tersebut hilang atau rosak, manakala cinta kepada Allah kekal dan abadi. Cinta kepada seseorang membawa kepada kehanyutan perasaan…

Lihat pos aslinya 1.633 kata lagi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s